• PEWARTA NETWORK
  • PASANG IKLAN
Senin, 17 Agu 2026
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
ADVERTISEMENT
Home Daerah

Harga Sayur Anjlok, Petani di Bengkulu Buang Hasil Panen di Jalanan sebagai Bentuk Protes

Luki Aldiansyah by Luki Aldiansyah
1 tahun ago
in Daerah, Ekonomi, Nasional
Harga Sayur Anjlok, Petani di Bengkulu Buang Hasil Panen di Jalanan sebagai Bentuk Protes

Petani membuang tomat di jalanan protes harga jual yang anjlok di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu

0
SHARES
8
VIEWS
ADVERTISEMENT

KEPAHIANG (Redaksipost.com) – Fenomena mengejutkan terjadi di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Sejumlah petani sayuran membuang hasil panen mereka ke pinggir jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap anjloknya harga jual di tingkat pengepul.

Aksi ini menyita perhatian publik setelah video yang merekam momen pembuangan sayur tersebut tersebar luas di media sosial pada Rabu (9/4/2025). Dalam rekaman itu terlihat tumpukan sayur mayur seperti buncis dan tomat berserakan di jalan, dibuang langsung dari kendaraan pikap oleh para petani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga komoditas sayur seperti buncis yang sebelumnya dihargai Rp6.000 per kilogram, kini hanya dibeli seharga Rp500. Nasib serupa juga dialami tomat yang harganya merosot tajam menjadi Rp500 per kilogram. Bahkan, rata-rata harga jual berbagai sayuran ke pengepul hanya berada di kisaran Rp500—angka yang dinilai jauh dari layak dan tidak menutupi biaya produksi.

Kepala Dusun Desa Suro Muncar, Bentar Prapasta, membenarkan aksi tersebut. Ia menyebut bahwa aksi spontan ini bermula dari satu kelompok petani dan kemudian diikuti oleh petani lain yang mengalami nasib serupa.

“Memang benar, warga kami yang merupakan petani melakukan aksi membuang hasil panen ke jalan sebagai bentuk protes. Ini terjadi karena harga jual yang sangat rendah, sementara mereka sudah mengeluarkan biaya besar untuk menanam,” ujar Bentar saat dihubungi pada Kamis (10/4/2025).

Baca Juga

Kebutuhan Internet Cepat dan Stabil Meningkat, MyRepublic Hadirkan Layanan di Cilegon dan Serang

Pantai Bali, Destinasi Wisata Tropis yang Selalu Memikat Wisatawan Dunia

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Drama Menit Akhir Jadi Sajian Utama

Menurut Bentar, para petani berharap aksi ini dapat menjadi sorotan bagi pemerintah daerah hingga tingkat provinsi, agar segera hadir memberikan solusi atas persoalan klasik harga komoditas pertanian yang tidak stabil.

Baca Juga  Jadwal Puasa Ramadhan 2025: Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Meski begitu, tidak semua petani merespons dengan cara serupa. Di Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, sejumlah petani memilih pendekatan berbeda. Mereka meletakkan hasil panen seperti tomat dan terong di depan rumah, kemudian membebaskan masyarakat yang melintas untuk mengambilnya secara cuma-cuma, tanpa perlu izin.

ADVERTISEMENT

Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian sekaligus cara untuk menghindari pemborosan hasil panen yang tidak bisa dijual.

Aksi-aksi ini mencerminkan keresahan petani yang selama ini bergantung pada mekanisme pasar yang tak berpihak. Ketimpangan antara biaya produksi dan harga jual yang fluktuatif menjadi tantangan besar dalam sektor pertanian, terutama bagi petani kecil.

Mereka kini menanti langkah nyata dari pemerintah dan pihak terkait untuk menstabilkan harga pasar dan memastikan keberlanjutan ekonomi para pelaku usaha tani.

Tags: BengkuluHarga sayur dibengkulu anjlokPetani Buang Sayur
ShareSendSharePin
Luki Aldiansyah

Luki Aldiansyah

Waktu sangat berharga, gunakanlah dengan bijak

Berita Terkait

Internet Stabil Jadi Kebutuhan Utama Masyarakat Digital di Kota Besar
Nasional

Kebutuhan Internet Cepat dan Stabil Meningkat, MyRepublic Hadirkan Layanan di Cilegon dan Serang

22 Jul 2026
Pantai Bali, Destinasi Wisata Tropis yang Selalu Memikat Wisatawan Dunia
Nasional

Pantai Bali, Destinasi Wisata Tropis yang Selalu Memikat Wisatawan Dunia

13 Jul 2026
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Drama Menit Akhir Jadi Sajian Utama
Nasional

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Drama Menit Akhir Jadi Sajian Utama

09 Jul 2026
Load More
Next Post
Menikmati Liburan Santai dan Berkualitas: Panduan Lengkap Bepergian Antar Kota yang Nyaman

Menikmati Liburan Santai dan Berkualitas: Panduan Lengkap Bepergian Antar Kota yang Nyaman

KURS EMAS HARIINI

Paling Populer

  • Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Fitofarmaka

    Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Fitofarmaka: Obat Alami dengan Bukti Ilmiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • James Trafford Resmi Tinggalkan Manchester City, Leeds United Pecahkan Rekor Transfer Kiper Inggris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mariano Peralta Siap Bela Persib di Final Piala Presiden 2026, Yakin Maung Bandung Tampil Maksimal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alvaro Arbeloa vs Xabi Alonso Jadi Sorotan, Duel Fulham vs Chelsea Diprediksi Sengit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Marcus Rashford Gunakan Nomor 14 di Manchester United, Tinggalkan Nomor 10 untuk Matheus Cunha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Julian Alvarez Ngotot Gabung Barcelona, Atletico Madrid Masih Enggan Melepas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jasa Backlink PBN: Solusi Membangun Backlink Berkualitas untuk Website

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips Memilih Kendaraan yang Tepat untuk Perjalanan dan Aktivitas Harian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KURS BANK INDONESIA

PERUSAHAAN

PT Kolaborasi Pewarta Digital
AHU-003349.AH.01.30.Tahun 2023
NIB: 1401230031537
Ekosistem Media Online Indonesia
Email: redaksi@pewarta.net
WA: 0812 9000 7751 / 0812-9000-7752

Follow Us

PEWARTA NETWORK

Pewarta.co.id
SuaraNasional.id
Tajam.net
RepublikIndonesia.net
SwaraWarta.co.id
GerbangRakyat.com
IDNHits.com
IKNTimes.com
PelitaDigital.com
PelitaDigital.id
SamudraPikiran.com
WisataRakyat.com
Massa.id
KalimantanKini.com
GarudaTimes.com
PakarInfo.co.id
JadiProfesional.com
Nexzine.id
AlquranOnline.id


TERKINI MEDIA GROUP

IndonesiaTerkini.id
JatimTerkini.id
JatengTerkini.id
JogjaTerkini.id
BandungTerkini.id
SurabayaTerkini.id
MalangTerkini.id
BatuTerkini.id
JemberTerkini.id
BanyuwangiTerkini.id
MadiunTerkini.id
PacitanTerkini.id
NganjukTerkini.id
KediriTerkini.id
LamonganTerkini.id


REDAKSI

Tentang Kami
Hubungi Kami
Pedoman Media Siber
Privacy Policy
Disclaimer

TERVERIFIKASI

Seedbacklink Trusted Media

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

Sutbongtv Thapcamtv