• PEWARTA NETWORK
  • PASANG IKLAN
Senin, 17 Agu 2026
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Kedatangan Menteri ESDM di Sorong Disambut Aksi Protes Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

Luki Aldiansyah by Luki Aldiansyah
1 tahun ago
in Nasional
Kedatangan Menteri ESDM di Sorong Disambut Aksi Protes Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

Massa menggelar demo saat Menteri ESDM Bahlil tiba di Bandara Sorong

0
SHARES
1
VIEWS
ADVERTISEMENT

(Redaksipost.com) – Kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Papua Barat Daya pada Sabtu (7/6/2025), mendapat penolakan dari kelompok masyarakat dan aktivis lingkungan. Setibanya di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Bahlil disambut unjuk rasa yang menuntut penghentian aktivitas pertambangan nikel di wilayah Raja Ampat.

Pantauan di lokasi menunjukkan massa sudah berkumpul sejak pagi di area kedatangan terminal bandara. Mereka membawa spanduk dan pamflet yang menyoroti kerusakan ekosistem laut dan darat akibat eksploitasi nikel. Aksi tersebut menjadi bagian dari gelombang protes yang terus menguat terhadap industri tambang di kawasan konservasi Raja Ampat.

Tuntutan Masyarakat Adat dan Aktivis Lingkungan

Para demonstran mendesak pemerintah mencabut seluruh izin konsesi pertambangan di wilayah Raja Ampat, bukan hanya terhadap satu perusahaan saja. Mereka menuding pemerintah pusat bersikap setengah hati dalam menangani isu lingkungan di tanah adat Papua.

“Bahlil hanya menyebut akan menindak PT Gag Nikel, padahal masih ada tiga perusahaan lain yang beroperasi, yaitu PT Kawei Sejahtera Mining, PT Anugerah Surya Pratama, dan PT Mulya Raymon Perkasa,” ujar Uno Klawen, pemuda adat Raja Ampat yang ikut memimpin aksi.

Uno menyatakan bahwa kerusakan yang terjadi tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tapi juga mengganggu kehidupan masyarakat lokal yang bergantung pada alam. Ia menuding pemerintah membiarkan praktik perusakan lingkungan atas nama investasi.

Baca Juga

Kebutuhan Internet Cepat dan Stabil Meningkat, MyRepublic Hadirkan Layanan di Cilegon dan Serang

Pantai Bali, Destinasi Wisata Tropis yang Selalu Memikat Wisatawan Dunia

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Drama Menit Akhir Jadi Sajian Utama

“Negara jangan pura-pura tidak tahu. Alam kami dirusak dan hak-hak kami sebagai masyarakat adat diabaikan. Jangan lagi rakyat Papua dikorbankan atas nama pembangunan,” tegasnya.

Baca Juga  BSU 2025 Mulai Dicairkan 5 Juni, Pekerja Bergaji Rendah dan Guru Honorer Jadi Prioritas Penerima

Menteri Tinggalkan Lokasi Lewat Pintu Belakang

Situasi sempat memanas ketika para demonstran yang diundang untuk berdialog, tidak jadi bertemu langsung dengan Bahlil. Menteri ESDM itu memilih keluar dari area bandara melalui pintu belakang sekitar pukul 07.00 WIT, setelah sebelumnya sempat berada di ruang transit.

Tindakan tersebut memicu kekecewaan dari massa aksi. Mereka menilai Bahlil menghindar dari tanggung jawab untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.

“Bahlil hari ini mengecewakan rakyat. Dia menghindar dari kami yang datang untuk menyuarakan kebenaran. Ini bukan sikap seorang pejabat publik,” seru Uno di tengah kerumunan massa.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Diminta Bertindak Tegas dan Transparan

Massa menegaskan bahwa persoalan tambang di Raja Ampat bukan hanya soal izin, tapi menyangkut keselamatan lingkungan dan masa depan generasi Papua. Mereka meminta pemerintah pusat bersikap transparan dan segera menghentikan semua kegiatan tambang di kawasan yang selama ini dikenal sebagai warisan alam dunia.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan lupakan prinsip keberlanjutan. Ekosistem kami bukan untuk dijual,” ujar salah satu peserta aksi.

Kementerian ESDM sebelumnya menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh izin pertambangan di Raja Ampat dan memastikan bahwa kegiatan industri berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait nasib keempat perusahaan tambang yang disebutkan warga.

Tags: Bahlil LahadaliaSaveRajaAmpatTambang Nikel
ShareSendSharePin
Luki Aldiansyah

Luki Aldiansyah

Waktu sangat berharga, gunakanlah dengan bijak

Berita Terkait

Internet Stabil Jadi Kebutuhan Utama Masyarakat Digital di Kota Besar
Nasional

Kebutuhan Internet Cepat dan Stabil Meningkat, MyRepublic Hadirkan Layanan di Cilegon dan Serang

22 Jul 2026
Pantai Bali, Destinasi Wisata Tropis yang Selalu Memikat Wisatawan Dunia
Nasional

Pantai Bali, Destinasi Wisata Tropis yang Selalu Memikat Wisatawan Dunia

13 Jul 2026
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Drama Menit Akhir Jadi Sajian Utama
Nasional

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Drama Menit Akhir Jadi Sajian Utama

09 Jul 2026
Load More
Next Post
Heboh Dugaan iPhone Hilang di Pesawat Garuda: Terlacak di Hotel Kru, Lalu Berakhir di Sungai

Heboh Dugaan iPhone Hilang di Pesawat Garuda: Terlacak di Hotel Kru, Lalu Berakhir di Sungai

KURS EMAS HARIINI

Paling Populer

  • Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Fitofarmaka

    Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Fitofarmaka: Obat Alami dengan Bukti Ilmiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • James Trafford Resmi Tinggalkan Manchester City, Leeds United Pecahkan Rekor Transfer Kiper Inggris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alvaro Arbeloa vs Xabi Alonso Jadi Sorotan, Duel Fulham vs Chelsea Diprediksi Sengit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mariano Peralta Siap Bela Persib di Final Piala Presiden 2026, Yakin Maung Bandung Tampil Maksimal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Marcus Rashford Gunakan Nomor 14 di Manchester United, Tinggalkan Nomor 10 untuk Matheus Cunha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Julian Alvarez Ngotot Gabung Barcelona, Atletico Madrid Masih Enggan Melepas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jasa Backlink PBN: Solusi Membangun Backlink Berkualitas untuk Website

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips Memilih Kendaraan yang Tepat untuk Perjalanan dan Aktivitas Harian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KURS BANK INDONESIA

PERUSAHAAN

PT Kolaborasi Pewarta Digital
AHU-003349.AH.01.30.Tahun 2023
NIB: 1401230031537
Ekosistem Media Online Indonesia
Email: redaksi@pewarta.net
WA: 0812 9000 7751 / 0812-9000-7752

Follow Us

PEWARTA NETWORK

Pewarta.co.id
SuaraNasional.id
Tajam.net
RepublikIndonesia.net
SwaraWarta.co.id
GerbangRakyat.com
IDNHits.com
IKNTimes.com
PelitaDigital.com
PelitaDigital.id
SamudraPikiran.com
WisataRakyat.com
Massa.id
KalimantanKini.com
GarudaTimes.com
PakarInfo.co.id
JadiProfesional.com
Nexzine.id
AlquranOnline.id


TERKINI MEDIA GROUP

IndonesiaTerkini.id
JatimTerkini.id
JatengTerkini.id
JogjaTerkini.id
BandungTerkini.id
SurabayaTerkini.id
MalangTerkini.id
BatuTerkini.id
JemberTerkini.id
BanyuwangiTerkini.id
MadiunTerkini.id
PacitanTerkini.id
NganjukTerkini.id
KediriTerkini.id
LamonganTerkini.id


REDAKSI

Tentang Kami
Hubungi Kami
Pedoman Media Siber
Privacy Policy
Disclaimer

TERVERIFIKASI

Seedbacklink Trusted Media

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

Sutbongtv Thapcamtv