• PEWARTA NETWORK
  • PASANG IKLAN
Jumat, 17 Apr 2026
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Kedatangan Menteri ESDM di Sorong Disambut Aksi Protes Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

Luki Aldiansyah by Luki Aldiansyah
10 bulan ago
in Nasional
Kedatangan Menteri ESDM di Sorong Disambut Aksi Protes Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

Massa menggelar demo saat Menteri ESDM Bahlil tiba di Bandara Sorong

0
SHARES
1
VIEWS
ADVERTISEMENT

(Redaksipost.com) – Kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Papua Barat Daya pada Sabtu (7/6/2025), mendapat penolakan dari kelompok masyarakat dan aktivis lingkungan. Setibanya di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Bahlil disambut unjuk rasa yang menuntut penghentian aktivitas pertambangan nikel di wilayah Raja Ampat.

Pantauan di lokasi menunjukkan massa sudah berkumpul sejak pagi di area kedatangan terminal bandara. Mereka membawa spanduk dan pamflet yang menyoroti kerusakan ekosistem laut dan darat akibat eksploitasi nikel. Aksi tersebut menjadi bagian dari gelombang protes yang terus menguat terhadap industri tambang di kawasan konservasi Raja Ampat.

Tuntutan Masyarakat Adat dan Aktivis Lingkungan

Para demonstran mendesak pemerintah mencabut seluruh izin konsesi pertambangan di wilayah Raja Ampat, bukan hanya terhadap satu perusahaan saja. Mereka menuding pemerintah pusat bersikap setengah hati dalam menangani isu lingkungan di tanah adat Papua.

“Bahlil hanya menyebut akan menindak PT Gag Nikel, padahal masih ada tiga perusahaan lain yang beroperasi, yaitu PT Kawei Sejahtera Mining, PT Anugerah Surya Pratama, dan PT Mulya Raymon Perkasa,” ujar Uno Klawen, pemuda adat Raja Ampat yang ikut memimpin aksi.

Uno menyatakan bahwa kerusakan yang terjadi tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tapi juga mengganggu kehidupan masyarakat lokal yang bergantung pada alam. Ia menuding pemerintah membiarkan praktik perusakan lingkungan atas nama investasi.

Baca Juga

Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan

Peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar dalam Menjaga Kelestarian Alam Daerah

Personel Polsek Benoa Amankan Dua Pucuk Sajam Milik Penumpang KM. Lawit

“Negara jangan pura-pura tidak tahu. Alam kami dirusak dan hak-hak kami sebagai masyarakat adat diabaikan. Jangan lagi rakyat Papua dikorbankan atas nama pembangunan,” tegasnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo Ingin Retret Kepala Daerah Digelar Lagi pada 2026
ADVERTISEMENT

Menteri Tinggalkan Lokasi Lewat Pintu Belakang

Situasi sempat memanas ketika para demonstran yang diundang untuk berdialog, tidak jadi bertemu langsung dengan Bahlil. Menteri ESDM itu memilih keluar dari area bandara melalui pintu belakang sekitar pukul 07.00 WIT, setelah sebelumnya sempat berada di ruang transit.

Tindakan tersebut memicu kekecewaan dari massa aksi. Mereka menilai Bahlil menghindar dari tanggung jawab untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.

“Bahlil hari ini mengecewakan rakyat. Dia menghindar dari kami yang datang untuk menyuarakan kebenaran. Ini bukan sikap seorang pejabat publik,” seru Uno di tengah kerumunan massa.

Pemerintah Diminta Bertindak Tegas dan Transparan

Massa menegaskan bahwa persoalan tambang di Raja Ampat bukan hanya soal izin, tapi menyangkut keselamatan lingkungan dan masa depan generasi Papua. Mereka meminta pemerintah pusat bersikap transparan dan segera menghentikan semua kegiatan tambang di kawasan yang selama ini dikenal sebagai warisan alam dunia.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan lupakan prinsip keberlanjutan. Ekosistem kami bukan untuk dijual,” ujar salah satu peserta aksi.

Kementerian ESDM sebelumnya menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh izin pertambangan di Raja Ampat dan memastikan bahwa kegiatan industri berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait nasib keempat perusahaan tambang yang disebutkan warga.

Tags: Bahlil LahadaliaSaveRajaAmpatTambang Nikel
ShareSendSharePin
Luki Aldiansyah

Luki Aldiansyah

Waktu sangat berharga, gunakanlah dengan bijak

Berita Terkait

Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan
Nasional

Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan

09 Apr 2026
Dinas Lingkungan Hidup Berperan Menjaga Keberlanjutan Ekosistem di Bangka Belitung
Nasional

Peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar dalam Menjaga Kelestarian Alam Daerah

02 Des 2025
Personel Polsek Benoa Amankan Dua Pucuk Sajam Milik Penumpang KM. Lawit
Nasional

Personel Polsek Benoa Amankan Dua Pucuk Sajam Milik Penumpang KM. Lawit

02 Des 2025
Load More
Next Post
Heboh Dugaan iPhone Hilang di Pesawat Garuda: Terlacak di Hotel Kru, Lalu Berakhir di Sungai

Heboh Dugaan iPhone Hilang di Pesawat Garuda: Terlacak di Hotel Kru, Lalu Berakhir di Sungai

Paling Populer

  • Download Video Threads Gratis — Panduan Lengkap 2026

    Download Video Threads Gratis — Panduan Lengkap 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Merk Amplifier Power Built Up Termahal, Cek Disini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Sound Ampun Pakde di TikTok, Ternyata Ini Asal Mulanya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pentingnya Memiliki Sertifikasi Halal Bagi UMKM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Max Biaggi Tak Bisa Menyembunyikan Kekaguman Saat Marc Marquez Sabet Gelar Juara Dunia MotoGP 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garnacho Bicara Penyesalan dan Pilihan Sulit dari Manchester United hingga Komitmen Baru di Chelsea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sewa Bus Pariwisata di Jakarta dengan Fasilitas Toilet – Cahaya Trans, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Nyaman dan Praktis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nikmati Liburan Nyaman dengan Rental Mobil Bandung dari Trilegend Tour

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KURS EMAS HARIINI

KURS BANK INDONESIA

PERUSAHAAN

PT Kolaborasi Pewarta Digital
AHU-003349.AH.01.30.Tahun 2023
NIB: 1401230031537
Ekosistem Media Online Indonesia
Email: redaksi@pewarta.net
WA: 0812 9000 7751 / 0812-9000-7752

Follow Us

PEWARTA NETWORK

Pewarta.co.id
SuaraNasional.id
Tajam.net
RepublikIndonesia.net
SwaraWarta.co.id
GerbangRakyat.com
IDNHits.com
IKNTimes.com
PelitaDigital.com
PelitaDigital.id
SamudraPikiran.com
WisataRakyat.com
Massa.id
KalimantanKini.com
GarudaTimes.com
PakarInfo.co.id
JadiProfesional.com
Nexzine.id
AlquranOnline.id


TERKINI MEDIA GROUP

IndonesiaTerkini.id
JatimTerkini.id
JatengTerkini.id
JogjaTerkini.id
BandungTerkini.id
SurabayaTerkini.id
MalangTerkini.id
BatuTerkini.id
JemberTerkini.id
BanyuwangiTerkini.id
MadiunTerkini.id
PacitanTerkini.id
NganjukTerkini.id
KediriTerkini.id
LamonganTerkini.id


REDAKSI

Tentang Kami
Hubungi Kami
Pedoman Media Siber
Privacy Policy
Disclaimer

TERVERIFIKASI

Seedbacklink Trusted Media

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

saldo123