Redaksipost.com – Rodri menjadi sorotan setelah Timnas Spanyol gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026. Gelandang andalan La Furia Roja itu mendapat kritik dari sejumlah media usai Spanyol hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde.
Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara. Namun, tim besutan Luis de la Fuente harus puas berbagi angka setelah ditahan debutan Piala Dunia, Tanjung Verde, dengan skor 0-0.
Pertandingan Spanyol vs Tanjung Verde langsung memicu berbagai komentar dari pengamat dan media di Negeri Matador. Selain mempertanyakan strategi yang diterapkan Luis de la Fuente, sejumlah pihak juga menyoroti performa Rodri yang dianggap terlalu lambat dalam mengalirkan bola dan membuat tempo permainan Spanyol menurun.
Tak hanya itu, keputusan De la Fuente yang baru melakukan pergantian pemain pada menit ke-71 juga menjadi bahan kritik. Banyak yang menilai Spanyol kurang agresif dalam mencari kemenangan sehingga gagal memaksimalkan dominasi mereka sepanjang pertandingan.
Meski demikian, Luis de la Fuente memberikan pembelaan penuh kepada Rodri. Pelatih Spanyol tersebut menilai kritik yang diarahkan kepada gelandang pemenang Ballon d’Or 2024 itu sangat tidak pantas dan bahkan bisa dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap salah satu pemain terbaik dunia saat ini.
Dalam wawancaranya dengan radio Cadena COPE, De la Fuente menegaskan bahwa kualitas Rodri tidak perlu diragukan lagi. Menurutnya, pemain tersebut tetap memiliki pengaruh besar bagi permainan Spanyol meskipun tidak berada dalam kondisi terbaik.
“Menurut saya sangat menghina jika ada yang menyalahkan pemain terbaik di dunia. Apakah mereka akan mengatakan hal yang sama kepada pemain terbaik lain di dunia? Saya rasa tidak,” ujar De la Fuente dilansir Jala Live.
Ia juga menyoroti kebiasaan publik yang sering memberikan kritik berlebihan kepada pemain sendiri dibandingkan kepada pemain dari negara lain.
Menurut De la Fuente, Rodri tetap menjadi sosok penting di lini tengah Spanyol karena mampu menghadirkan keseimbangan permainan, visi yang luar biasa, serta ketenangan dalam mengatur ritme pertandingan.
“Rodri adalah pemain terbaik di dunia. Bahkan ketika tidak berada di performa 100 persen, dia masih lebih baik daripada sebagian besar gelandang lain di dunia. Dia memberi kejelasan, visi, dan keseimbangan. Rodri adalah inspirasi bagi kami,” tegasnya.
Hasil imbang melawan Tanjung Verde membuat Spanyol kini berada di bawah tekanan untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya. Namun, kepercayaan Luis de la Fuente terhadap Rodri menunjukkan bahwa sang pelatih masih menjadikan gelandang Manchester City tersebut sebagai pilar utama dalam upaya membawa Spanyol melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Bagi penggemar yang ingin mengikuti perkembangan terbaru Piala Dunia 2026, informasi pertandingan dan kabar sepak bola internasional dapat dipantau melalui Jalalive.







