• PEWARTA NETWORK
  • PASANG IKLAN
Rabu, 15 Apr 2026
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
ADVERTISEMENT
Home Daerah

Usulan Vasektomi sebagai Syarat Bansos Dinilai Langgar HAM, DPR Ingatkan Prinsip Konstitusi

Luki Aldiansyah by Luki Aldiansyah
11 bulan ago
in Daerah, Nasional
Usulan Vasektomi sebagai Syarat Bansos Dinilai Langgar HAM, DPR Ingatkan Prinsip Konstitusi

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN)

0
SHARES
1
VIEWS
ADVERTISEMENT

(Redaksipost.com) – Rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengusulkan program KB pria (vasektomi) sebagai prasyarat untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) menuai kritik keras dari parlemen. Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, menilai wacana tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM) dan prinsip dasar konstitusi.

Dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (6/5/2025), Pangeran menegaskan bahwa tidak ada justifikasi hukum maupun etika yang membenarkan pemaksaan terhadap warga negara untuk menjalani prosedur medis bersifat pribadi sebagai syarat memperoleh hak dasar.

“Ketika akses terhadap bansos dikaitkan dengan tindakan vasektomi, maka negara telah ikut campur dalam ruang privat warga. Ini bukan hanya pelanggaran HAM, tapi juga bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dan Pancasila,” ujar politisi dari Fraksi PAN itu.

Pangeran menambahkan bahwa bantuan sosial merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh negara, tanpa boleh dikaitkan dengan syarat medis yang bersifat invasif atau permanen. Ia mengingatkan bahwa hak setiap warga untuk menentukan pilihan terkait tubuhnya tidak boleh dikompromikan dalam bentuk kebijakan apa pun.

“Bansos adalah hak, bukan imbal balik atas tindakan medis. Ketika prosedur seperti vasektomi dijadikan syarat, maka itu cacat secara etika dan hukum. Ini bisa menjadi preseden buruk dalam penyusunan kebijakan publik ke depan,” tegasnya.

Baca Juga

Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan

Peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar dalam Menjaga Kelestarian Alam Daerah

Personel Polsek Benoa Amankan Dua Pucuk Sajam Milik Penumpang KM. Lawit

Kritik Terhadap Usulan Gubernur Jawa Barat

Diketahui sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana agar program keluarga berencana, termasuk vasektomi, menjadi bagian dari mekanisme penyaluran bantuan sosial di provinsinya. Ia menyebut langkah tersebut sebagai solusi untuk menekan angka kelahiran di kalangan keluarga prasejahtera serta menghindari duplikasi penerima manfaat.

Baca Juga  Insiden di Stasiun Mandai: Penumpang Emosi, Balita Dilarang Naik Kereta karena Tak Punya Tiket

“Nanti seluruh bantuan pemerintah akan diselaraskan dengan program KB. Jangan sampai negara terus-menerus menanggung biaya kesehatan dan kelahiran dari keluarga yang sama tanpa batas,” kata Dedi dalam pernyataannya, dikutip Selasa (29/4/2025).

Ia juga menyebut bahwa biaya persalinan, terutama melalui operasi caesar, kerap membebani anggaran pemerintah daerah, dengan nominal mencapai puluhan juta rupiah per tindakan. Menurutnya, kebijakan ini dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih bertanggung jawab secara reproduktif.

ADVERTISEMENT

Polemik HAM dan Kebijakan Sosial

Namun, usulan tersebut justru memicu kekhawatiran akan pelanggaran terhadap otonomi tubuh dan diskriminasi terhadap kelompok ekonomi lemah. Para pengkritik menilai bahwa kebijakan seperti itu menempatkan masyarakat miskin dalam posisi yang rentan terhadap tekanan kebijakan yang bersifat koersif.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan pengamat kebijakan juga menilai bahwa kebijakan publik tidak seharusnya bersifat memaksa atau mengaitkan layanan dasar negara dengan keputusan medis yang tidak semua orang sanggup jalani, baik secara fisik, psikologis, maupun ideologis.

Dengan mencuatnya kritik ini, DPR meminta agar pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam merancang kebijakan populis yang menyentuh aspek sensitif seperti hak tubuh, terutama ketika menyangkut kelompok rentan. DPR juga mendesak pemerintah pusat untuk segera memberikan arahan dan batasan terhadap kebijakan yang menyimpang dari prinsip konstitusional.

Tags: BansosKang Dedi MulyadiMUIVasektomi
ShareSendSharePin
Luki Aldiansyah

Luki Aldiansyah

Waktu sangat berharga, gunakanlah dengan bijak

Berita Terkait

Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan
Nasional

Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan

09 Apr 2026
Dinas Lingkungan Hidup Berperan Menjaga Keberlanjutan Ekosistem di Bangka Belitung
Nasional

Peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar dalam Menjaga Kelestarian Alam Daerah

02 Des 2025
Personel Polsek Benoa Amankan Dua Pucuk Sajam Milik Penumpang KM. Lawit
Nasional

Personel Polsek Benoa Amankan Dua Pucuk Sajam Milik Penumpang KM. Lawit

02 Des 2025
Load More
Next Post
Pemerintah Bentuk Satgas Premanisme, Masyarakat Didorong Aktif Melapor

Pemerintah Bentuk Satgas Premanisme, Masyarakat Didorong Aktif Melapor

Paling Populer

  • Download Video Threads Gratis — Panduan Lengkap 2026

    Download Video Threads Gratis — Panduan Lengkap 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Merk Amplifier Power Built Up Termahal, Cek Disini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kumpulan Link Download Cheat Point Blank Versi Terbaru Anti Lag

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Sound Ampun Pakde di TikTok, Ternyata Ini Asal Mulanya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nikmati Perjalanan Lebih Fleksibel di Cianjur dengan Layanan Transportasi Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hantam Rumah Sakit Soroka, Israel dalam Status Siaga Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Tulang Bawang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Terseret Ombak di Pantai Rio Beach

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KURS EMAS HARIINI

KURS BANK INDONESIA

PERUSAHAAN

PT Kolaborasi Pewarta Digital
AHU-003349.AH.01.30.Tahun 2023
NIB: 1401230031537
Ekosistem Media Online Indonesia
Email: redaksi@pewarta.net
WA: 0812 9000 7751 / 0812-9000-7752

Follow Us

PEWARTA NETWORK

Pewarta.co.id
SuaraNasional.id
Tajam.net
RepublikIndonesia.net
SwaraWarta.co.id
GerbangRakyat.com
IDNHits.com
IKNTimes.com
PelitaDigital.com
PelitaDigital.id
SamudraPikiran.com
WisataRakyat.com
Massa.id
KalimantanKini.com
GarudaTimes.com
PakarInfo.co.id
JadiProfesional.com
Nexzine.id
AlquranOnline.id


TERKINI MEDIA GROUP

IndonesiaTerkini.id
JatimTerkini.id
JatengTerkini.id
JogjaTerkini.id
BandungTerkini.id
SurabayaTerkini.id
MalangTerkini.id
BatuTerkini.id
JemberTerkini.id
BanyuwangiTerkini.id
MadiunTerkini.id
PacitanTerkini.id
NganjukTerkini.id
KediriTerkini.id
LamonganTerkini.id


REDAKSI

Tentang Kami
Hubungi Kami
Pedoman Media Siber
Privacy Policy
Disclaimer

TERVERIFIKASI

Seedbacklink Trusted Media

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

saldo123