• PEWARTA NETWORK
  • PASANG IKLAN
Minggu, 07 Jun 2026
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif
No Result
View All Result
Redaksi Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Opini
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
ADVERTISEMENT
Home Dunia

China Mediasi Kesepakatan Hamas-Fatah, Israel Marah Besar

Admin Redaksipost by Admin Redaksipost
2 tahun ago
in Dunia
China Mediasi Kesepakatan Hamas-Fatah, Israel Marah Besar
0
SHARES
5
VIEWS
ADVERTISEMENT

Jakarta, Redaksipost.com – Tensi internasional semakin meningkat setelah China diumumkan berhasil memediasi perjanjian “rekonsiliasi nasional” antara Hamas dan Fatah pada Selasa, 23 Juli 2024. Perjanjian ini bertujuan untuk memulihkan stabilitas di Gaza pascaperang, namun justru memicu kemarahan Israel.

Dalam perkembangan terbaru pada Rabu, 24 Juli 2024, Tel Aviv dengan tegas mengecam kesepakatan yang dimediasi Beijing tersebut. Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengeluarkan pernyataan keras, menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mengakui perjanjian tersebut dan berjanji untuk “menghancurkan pemerintahan Hamas”. Katz juga menuduh Presiden Otoritas Palestina, Mahmud Abbas, yang berasal dari faksi Fatah, mendukung serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu konflik berdarah yang telah berlangsung sejak Oktober 2023.

“Abbas tidak lebih dari sekadar pengawas jarak jauh terhadap Gaza,” kata Katz, sambil menyebut Abbas sebagai “pendukung para pembunuh dan pemerkosa Hamas”, menurut laporan AFP.

Keterlibatan China dalam Proses Perdamaian

China memfasilitasi pertemuan antara pejabat senior Hamas, Musa Abu Marzuk, dan utusan Fatah, Mahmud al-Aloul, serta 12 faksi Palestina lainnya. Anggota politbiro Hamas, Hossam Badran, mengungkapkan bahwa keterlibatan China merupakan langkah untuk menantang pengaruh Amerika Serikat (AS).

“Amerika Serikat tidak objektif,” klaim Badran. “AS menolak konsensus nasional Palestina dan berkolaborasi dengan pendudukan Israel dalam kejahatannya terhadap rakyat kami.”

Baca Juga

Wali Kota Ito Mundur Usai Terungkap Dugaan Ijazah Palsu dari Universitas Toyo

Diplomat Kemenlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos Menteng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Berita Nasional Terpopuler: Banjir Jakarta Meluas, Trump Kirim Surat ke Prabowo, dan Gibran Ditugaskan ke Papua

Perjanjian yang dimediasi China mencakup rencana pembentukan pemerintahan persatuan nasional yang mencakup seluruh wilayah Palestina, termasuk Jalur Gaza dan Tepi Barat, serta wilayah yang dianeksasi oleh Israel, seperti Jerusalem Timur. Ini merupakan langkah signifikan setelah kedua kelompok, Hamas dan Fatah, terlibat dalam konflik berdarah pada 2007, dengan Hamas akhirnya menguasai Gaza.

Baca Juga  China Kecam Serangan Israel terhadap Iran, Tegaskan Pelanggaran Kedaulatan dan Ancaman Stabilitas Kawasan

Respon Israel dan Situasi di Gaza

Sementara itu, Israel tetap melanjutkan serangannya. Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi untuk warga sipil di beberapa wilayah Khan Yunis, yang dinyatakan sebagai zona aman kemanusiaan. Namun, jet-jet tempur Israel terus menggempur daerah tersebut, menyebabkan kematian 73 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menargetkan dan melenyapkan “teroris” di daerah tersebut. Sementara itu, seorang pengungsi dari Gaza, Hassan Qudayh, menggambarkan situasi sebagai “Gaza sudah tamat, Gaza sudah mati, Gaza telah hilang. Tidak ada yang tersisa.”

ADVERTISEMENT

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk dengan runtuhnya sistem layanan kesehatan. Rumah sakit, termasuk Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, mengalami tekanan berat. “Kami tidak dapat menampung lebih banyak pasien, dan kekurangan pasokan medis berarti kami tidak dapat menyelamatkan mereka,” ujar Mohammed Zaqout, direktur Rumah Sakit Nasser.

Dengan perkembangan terbaru ini, ketegangan antara Israel dan Palestina semakin meningkat, sementara upaya diplomatik internasional berusaha mencari jalan keluar dari krisis yang berkepanjangan. Dunia internasional kini memantau dengan cermat bagaimana situasi ini akan berkembang dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan serta kehidupan rakyat Palestina dan Israel

Tags: ChinaFatahGazahamasisraelpalestinaXi Jin Ping
ShareSendSharePin
Admin Redaksipost

Admin Redaksipost

Berita Terkait

Wali Kota Ito Mundur Usai Terungkap Dugaan Ijazah Palsu dari Universitas Toyo
Dunia

Wali Kota Ito Mundur Usai Terungkap Dugaan Ijazah Palsu dari Universitas Toyo

12 Jul 2025
Diplomat Kemenlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos Menteng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Dunia

Diplomat Kemenlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos Menteng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

10 Jul 2025
Berita Nasional Terpopuler: Banjir Jakarta Meluas, Trump Kirim Surat ke Prabowo, dan Gibran Ditugaskan ke Papua
Dunia

Berita Nasional Terpopuler: Banjir Jakarta Meluas, Trump Kirim Surat ke Prabowo, dan Gibran Ditugaskan ke Papua

09 Jul 2025
Load More
Next Post
291 Hari Serangan Israel di Gaza: Lebih dari 39 Ribu Tewas, 95 Ribu Terluka

291 Hari Serangan Israel di Gaza: Lebih dari 39 Ribu Tewas, 95 Ribu Terluka

KURS EMAS HARIINI

Paling Populer

  • Lulusan Teknik Paling Dicari Perusahaan, Cek Lowongannya di Sini

    Lulusan Teknik Paling Dicari Perusahaan, Cek Lowongannya di Sini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Aktivitas untuk Menghilangkan Stres Setelah Bekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa PayPee Menjadi Pilihan Convert PayPal Terpercaya bagi Freelancer dan Pebisnis Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Internet Stabil Menjadi Kebutuhan Penting di Era Digital Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nay Marching Jadi Pilihan Banyak Sekolah untuk Mendukung Kreativitas dan Kekompakan Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kerugian yang Sering Tidak Disadari Akibat Serangan Rayap pada Bangunan Hunian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Motor Listrik BGN Memanas Menkeu dan Kepala BGN Beda Pandangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Maps Terbaik di Roblox ini Wajib Banget Kamu Cobain!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KURS BANK INDONESIA

PERUSAHAAN

PT Kolaborasi Pewarta Digital
AHU-003349.AH.01.30.Tahun 2023
NIB: 1401230031537
Ekosistem Media Online Indonesia
Email: redaksi@pewarta.net
WA: 0812 9000 7751 / 0812-9000-7752

Follow Us

PEWARTA NETWORK

Pewarta.co.id
SuaraNasional.id
Tajam.net
RepublikIndonesia.net
SwaraWarta.co.id
GerbangRakyat.com
IDNHits.com
IKNTimes.com
PelitaDigital.com
PelitaDigital.id
SamudraPikiran.com
WisataRakyat.com
Massa.id
KalimantanKini.com
GarudaTimes.com
PakarInfo.co.id
JadiProfesional.com
Nexzine.id
AlquranOnline.id


TERKINI MEDIA GROUP

IndonesiaTerkini.id
JatimTerkini.id
JatengTerkini.id
JogjaTerkini.id
BandungTerkini.id
SurabayaTerkini.id
MalangTerkini.id
BatuTerkini.id
JemberTerkini.id
BanyuwangiTerkini.id
MadiunTerkini.id
PacitanTerkini.id
NganjukTerkini.id
KediriTerkini.id
LamonganTerkini.id


REDAKSI

Tentang Kami
Hubungi Kami
Pedoman Media Siber
Privacy Policy
Disclaimer

TERVERIFIKASI

Seedbacklink Trusted Media

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem

No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Advertorial
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Otomotif

Copyright © 2025 Pewarta Network - Indonesia Digital Media Ecosystem